Dasar Agama

Ilmu Tauhid yang sebenarnya

Kegiatan Akbar

Undangan Umum Maulid Nabi Muhammad SAW

Workshop Pengenalan Allah SWT

Terbatas hanya bagi yang berminat mengenal Allah SWT

Galeri kegiatan Tahunan

Maulid Nabi dan Perayaan Hari-hari Besar Agama

Kegiatan Rutin Bulanan

Pengajian Terbuka untuk Umum setiap awal bulan

Apakah Iblis Berma'rifat ?

SUMPAH IBLIS DIHADAPAN ROBBUL 'ALAMIIN

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mari kita baca dan kita kaji kembali firman Allah di bawah ini, teramat penting untuk difahami dan diambil pelajaran dan diamalkan dalam keseharian.

Firman  Allah SWT:
QS. 15 (Al-Hijr): 39 - 40
قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan  maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya..

 🔎 HIKMAH AYAT:🔍

IBLIS BERSUMPAH AKAN MENYESATKAN, AKAN MENGHALANGI SEMUA AKTIFITAS NABI ADAM AS DAN ANAK CUCUNYA

SHALAT, PUASA, ZAKAT DAN HAJI SAYA DAN ANDA PASTI AKAN DIBELOKKAN OLEH IBLIS

📌 1). Kalau difikir-fikir apa sih salah Nabi Adam dan semua anak cucu nya..sehingga sedemikian seriusnya ancaman Iblis...???

Dan bahkan mereka akan mendatangi Adam As dan anak cucunya dari muka, daribelakang,  dari samping kiri dan kanan...!!!

Firman Allah
QS. 7 (Al-A'raaf): 17
ثُمَّ لَءَاتِيَنَّهُم مِّنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَٰنِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَٰكِرِينَ

kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

📌 2). Nampaknya tidak ada kesalahan dari Nabi Adam dan semua anak cucunya, itu bisa jadi karena:

✔. IRI DAN DENGKINYA IBLIS KEPADA ADAM.

Bagaimana tidak..?  karena Iblis yang sudah lebih dahulu diciptakan Kok tidak diangkat menjadi KHALIFAH...???. Itulah IRI, DENGKI, jika sudah menguasai jiwa seseorang maka ia tidak mau melihat kebenaran,  kelebihan orang lain, hanya dia yang benar.  Jika itu sering terjadi dalam jiwa anda hat-hatilah karena itu adalah karakter Iblis.

✔. ITULAH KETAKABBURAN  IBLIS.

Merasa lebih baik, lebih pintar sih oke-oke saja, asal mengerti dan benar-benar tahu dimana letak lebih baiknya, asal memang benar-benar pinter. Bukan cuma asal goblek (asal ngomong paling benar tapi tidak faham, mengaku paling baik tapi tidak faham dimana letak lebih baiknya), itulah makanya dinamakan TAKABBUR.

IBLIS Menyebut dirinya lebih baik dari Adam AS.

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِى مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُۥ مِن طِينٍ

Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik  daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".

📌 Ternyata Iblis hanya mengenal sisi fisik dari nabi Adam As.

⛔ Iblis benar-benar tidak  mengenal atau tidak mengakui adanya sisi bathin yang ada dalam tubuh fisik Adam As.

⛔ Tubuh bathin (jiwa/nafs) nabi Adam As. telah diajarkan nama-nama khusus oleh Allah, kemudian Allah SWT memerintahkan untuk mengajarkan kepada para malaikat.

Itulah yang Allah SWT nyatakan sebagai berikut: _"FA IDZA SAWWAITUHU WA NAFAKHTU FIHI MIRRUUHII WA QO'UKAHUU SAAJIDIIN (Maka apabila bentuk jasadnya sempur dan Aku tiupkan ruh ciptaanku maka sujudlah kalian semua.

💎 SUDAHKAH ANDA MENGENAL TUBUH BATHIN ANDA LENGKAP DENGAN NAMA NYA...? 🙏🙏🙏

🗣🗣🗣 Hati-hati jika menyatakan diri Paling nyunah, paling Islami kalau belum faham dan belum bisa mengamalkan. Allah SWT  murka kepada mereka yang Berbicara tapi tidak bisa mempraktekkan.

💔 Hati-hati jika dalam jiwa dan fikiran anda ada  merasa paling bener, paling baik tapi tidak faham dinana letak benernya  dan tidak mau mengakui kebenaran orang. Itu berindikasi sudah jadi keluarga besarnya Iblis.

✔.🔎🤓  Saya memahami dan mengakui bahwa iblis tidak melakukan KEMUSYRIKAN

🔎 IBLIS, Bertauhid kepada Allah, IBLIS mengakui Kekuasaan dan ke Agungan Allah SWT.

🔎 Ketahuilah bahwa Iblis ma'rifat kepada Zat Allah, Iblis bisa berdialog kepada Allah...???

⛔⛔⛔ Iblis tidak mengakui adanya khalifah sebagai DUTA Nya Allah, Iblis tidak mengakui Ruh Ciptaan Allah yang diutus ke dalam sulbinya Nabi Adam As. Sehingga Iblis merasa "gengsi" jika harus berwasilah kepada Muhammad Rasulullah SAW

🙏📌 Bagaimana dengan anda...apakah masih  ma'rifat dan masih bisa berdialog dengan bahasa Allah SWT...???🙏

🔎  Terbukti setelah dimurkai oleh Allah SWT dan diusir oleh Allah dari dalam Surga, Iblis memohon perpanjangan waktu untuk hidup sampai hari kiamat, dan Iblis meminta itu bukan kepada malaikat atau bangsa jin lainnya, tapi ia minta kepada Allah SWT.

Iblis berkata: _"ya Robbi..."_
dan permohonan Iblis  diterima oleh Allah SWT

3). HANYA ORANG-ORANG  YANG MUHLIS YANG TIDAK AKAN DISESATKAN OLEH IBLIS

إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ

kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka".

📌 *Siapakah yang dimaksud dengan orang-orang yang mukhlisin pada ayat tersebut...? Apakah anda termasuk di dalamnya wahai para saudara...jika jawabannya _IYA_ berarti kedudukan anda lebih tinggi daripada Nabi Adam As.

🔎 Karena Nabi Adam terbukti bisa digelincirkan oleh Iblis, sedangkan anda tidak 😜😜😜

⛔ "Dengan ini saya nyatakan bahwa saya tidak termasuk  dalam golongan MUHLASIN,"

💯% oleh karena itu saya senantiasa, setiap saat membutuhlan mereka yang Muhlasin, saya mau  numpang selamat, nampang berkah agar tidak disesatkan oleh Iblis"

✅⁉ BAGAIMANA DENGAN ANDA...? apakah anda sudah bebas hambatan dari  pengaruh Iblis...???, jika "iya" berarti anda sudah berada pada hari Qiyamat, berarti kedudukan anda sudah lebih tinggi dari nabi Adam. As. yaa karena kontrak kerja Iblis cuma sampai hari Qiyamat dan nabi Adam masih bisa digelincirkan Iblis

TEMUI ORANG YANG MEMILIKI AKSES KEPADA ORANG MUHLISIN DAN BERGAULAH DENGAN BAIK DAN BENAR KEPADANYA NISCAYA ANDA AKAN DIKENALKAN KEPADA ORANG MUHLASIN

Wallohu a'lam.


والسلام عليكم ورحمةالله وبركاته
Majlis Aly Wafa Tajul 'Arifin

BELAJAR IKHLAS


Ikhlas merupakan sifat yang sangat terpuji yang harus dimiliki oleh seluruh umat. Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa sabar dalam menghadapi kehidupan dan ikhlas dalam menjalankan apapun yang telah menjadi ketetapan_Nya. Makna ikhlas sangatlah luas dan berikut pengertian tentang ikhlas yang akan diuraikan secara lebih jelas.

Ikhlas adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan. Atau mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu memandang kepada Allah SWT. Seperti ayat Qur'an yang selalu kita baca ketika mengawali sholat.

Surat Al An'am ayat 79

إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ
Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

Dalam tahap ini seseorang yang baru memulai belajar tentang ikhlas, sudah harus berhadapan dengan persoalan, bagaimana "cara menghadapkan wajah kita" kepada Allah SWT ? Karena ketika sesorang sudah bisa menghadapkan "wajah" kepada Zat yang Sebenarnya Yang Patut Disembah, maka orang tersebut barulah bisa dikatakan tidak termasuk orang yang mempersekutukan Allah.

Kalau belum bisa menghadapkan "wajah" dengan cara yang benar lantas bagaimana? Silakan anda tafsirkan sendiri, ke dalam golongan mana anda termasuk..?

*Materi tentang Cara menghadapkan "wajah kita" kepada Allah SWT akan dibahas dalam materi bimbingan khusus.

Kembali kepada masalah ikhlas, maka ketika kita melaksanakan ibadah, sudah barang tentu tingkat keikhlasan sesorang akan menentukan kualitas ibadah yang dikerjakan dan hasil dari ibadah tersebut.

Seperti halnya pada Surat Al Mu'min ayat 65 Allah SWT berfirman :

هُوَ ٱلْحَىُّ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan ikhlas. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Syech Ahmad Ibnu Atha'illah Al Askandari dalam Kitab Hikam, membagi Ikhlas kepada tiga tingkatan, yaitu :
  • Ikhlash Abidin

Abidin artinya ahli ibadah, jadi yang dimaksud Ikhlas Abidin artinya Ikhlasnya Ahli Ibadah.
Ikhlas Abidin yaitu beramal karena Allah dan mengharap pahala pahala yang dijanjikan dan menghindari siksaan Allah.

Iklash Abidin ini menisbahkan amal perbuatan kepada dirinya dan meyakini bahwa ibadah itulah yang menghasilkan manfaat berupa pahala dan syurga. Ikhlas semacam ini terlepas dari riya' baik yang nyata maupun tersembunyi.

  • Ikhlas Muhibbin

Muhibbin artinya pecinta, ikhlasnya orang cinta yaitu beramal murni karena Allah, semata-mata karena kecintaannya kepada Allah dan karena keesaan Allah bukan karena pahala atau menghindari dosa. Karena itulah rabiatul adawiyah berkata :“Tidaklah aku menyembah Engkau karena takut neraka dan tidak pula karena ingin syurga, maka aku nisbahkan ibadah itu kepada-Mu

  • Ikhlas Arifin 

Arifin artinya kenal atau akrab.

Ikhlasnya orang yang akrab dengan Allah yaitu: memandang hatinya kepada Allah yang menggerakkan dan yang mendiamkannya. Ikhlas semacam ini tidak lagi memandang bahwa amal, usaha, atau ibadahnya itu adalah perbuatannya tapi itu semua adalah kehendak dan daya upaya Allah semata, sesuai dengan maksud perkataan La haula wala quwata illa billah.

Sudah dimanakah tingkatan ikhlas anda ? Mari kita saling introspeksi diri dan mulai saat ini kita harus mencari tahu dengan mencari guru yang benar dapat mengajarkan dan membimbing kita dalam mencapai tingkat keikhlasan yang lebih baik dari yang sekarang.

Mengapa harus belajar ikhlas pada guru atau ulama yang benar-benar bisa menghantarkan kita ikhlas dalam setiap ibadah ? Karena ikhlas bukanlah sekedar teori, tetapi suatu perbuatan yang harus dapat dibuktikan.

Ada 3 syarat pokok yang harus dipenuhi dalam mencapai tingkatan-tingkatan Ikhlas yang sesungguhnya :

  1. Lillah, yaitu adanya niat dengan tulus ikhlas karena Allah SWT
  2. Billah, yaitu senantiasa bersama Allah SWT dimanapun berada
  3. Ilallah, yaitu dengan tujuan hanya untuk mencari ridha dari Allah SWT

Sudahkah saat ini anda memiliki guru yang bisa mengajarkan cara niat yang ikhlas?

Sudahkah anda memiliki guru yang bisa mengajarkan cara untuk senantiasa bersama Allah SWT dimanapun anda berada ?

Sudahkah anda belajar menetapkan tujuan hanya mencari ridha dari Allah SWT pada guru atau orang yang tepat dengan silsilah yang benar ?

Jika anda belum belajar atau belum memiliki guru yang tidak mengajarkan bagaimana cara ikhlas yang sebenarnya, berarti anda belum masuk kategori bisa ikhlas dong..

Hati-hati, karena Iblis akan menyesatkan orang-orang yang tidak belajar ikhlas atau tidak berpegang kepada Al Mukhlasin (Nabi Muhammad SAW), yaitu Hamba Allah yang Paling Tinggi tingkat keikhlasannya.

Surat As Shaad ayat 82-83

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ

Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya kecuali hamba-Mu Al Mukhlasin di antara mereka.


Lihatlah di ayat tersebut, bahwa Iblis akan menyesatkan "semua".. Jadi jangan pernah bilang bahwa "saya sudah ikhlas" tapi belum pernah belajar ikhlas ya..

DIALOG TAUSIYAH 2


Kitab "Hadist" yang disusun dan ditulis oleh para perawi hadis besar ternyata tidak luput dari pencemaran dan pembelokkan yang dilakukan oleh antek2 yahudi. Entah sejak kapan dimulai nya...

Yang jelas, dalam kitab2 hadist yang masyhur tentu harus kita teliti lebih jauh lagi apakah isi hadist tersebut tidak bertentangan dengan Al Qur'an yang suci dan terjaga...?

Mari kita telaah dialog di bawah ini :

Seorang muballigh berkata kepada istrinya :
"Umi, hari ini Abi Puasa sunnah, walau sahur tadi Abi cuma minum teh manis satu gelas, demi melaksanakan sunnah Rasul, maka Abi usahakan puasa, tolong nanti untuk buka puasa tolong Umi buatin makanan yang enak ya mi.."

Tanpa nada semangat Istrinya menjawab: "Ampuuun Abi.... mohon maaf karena umi tidak bisa memenuhi hajat Abi untuk buka puasa"

Abi : "Lho memang kenapa...? Apa Umi sedang tidak enak badan...?"

Umi : "Bukan itu masalahnya Abi... memang sejak kemarin di rumah kita sudah tidak ada persediaan makanan, udah ga ada beras dan bahkan udah ga ada apa-apa"

Abi :
"lho lantas pakai apa dong nanti buka puasa Abi...?

Umi :
Jangan bingung lah Abi, umi udah siapin 3 buah batu koral sebesar kepalan tangan umi..

Abi :
"Untuk apa batu itu..? Apakah akan direbus...?"

Umi :
"yaa ngga lah Abi... bukankah Abi kalau ceramah sering menyampaikan kisah bahwa Rasulullah SAW saking muskinnya sampai ga punya sebutir gandumpun, dan kalau beliau lapar maka Beliau ganjal perut Beliau dengan BATU, Nah agar lebih NYUNNAH  maka umi siapin BATU nanti silahkan Abi amalkan aja sunnah mengganjal perut dengan BATU"

Kemudian terdengar "KUMPRAAAAANGNGNG"...ternyata piringnya pada pecah..."

Saudaraku... mungkinkah RASULULLAH KELAPARAN dan mengganjal perut Beliau dengan BATU untuk menghilangkan rasa lapar.? (seperti keterangan di dalam salah satu hadist..)

Jika saudara menjawab mungkin saja, maka saya sarankan supaya saudara segera GANJAL PERUT saudara karena itu NYUNNAH dan bertaubat...apalagi jika sdr menjawab "ya benar karena Rasulullah manusia biasa" maka hati-hati anda akan kualat karena anda telah MEMFITNAH ALLAH SWT DAN MEMFITNAH RASULULLAH SAW (berarti menistakan agama dan akidah yang katanya anda yakini..)

Siti Maryam (Ibunda Nabi Isa. A.S) tidak pernah kelaparan, senantiasa dikirim makanan dari Allah SWT, dan ingat..!!! Ibunda Siti Maryam bukanlah nabi, bagaimana dengan RASULULLAH SAW yang menjadi kekasih Allah SWT, yang menjadi Imamnya Ulul 'Azmi dan Imam Para Nabi dan Rasul...???

Selamatkan akidah anda sejak dini... sebelum terlambat. Masih ada waktu bertaubat..saat masih diberi nikmat hidup.. Selalu waspada bahwa musuh-musuh Islam senantiasa ingin umat Islam terpecah belah dan semakin pudar keyakinannya dengan berbagai macam cara dan usaha.. termasuk mengubah dan menyamarkan hadist.

Pilih Alim Ulama yang tidak pernah dan tidak mau merendahkan Rasulullah SAW dengan kutipan2 hadist yang tidak sesuai dengan Al Qur'an.

Salam hormat dan sayang,

Ust. M.Effendi An Naqsyabandi

DIALOG TAUSIYAH 1



Hari gini masih saja ada pertanyaan seperti ini: Apakah sampai Pahala yang dihadiahkan, kepada orang yang sudah Mati.?"

Sebenarnya sangat heran mendengar dan membaca pertanyaan seperti itu dan saya yakin jawabannya sudah banyak yang mengeluarkan dan menjelaskannya. Ada yang dengan dalil Qur'an, hadits dan juga pendapat 'ngulama'.

Tapi karena saya yang ditanya, ya dengan senang hati saya jawab dengan logika saja, mengapa..??? Lha udah banyak yang ngasih dalil ayat Qur'an kok malah didebat begini.... mana haditsnya..??, tunjukin dong hadits riwayat siapa...? Shohih atau tidak haditsnya...?"

Anda pasti bisa menebak orang seperti apa yang gaya nanya nya seperti ini... Ngeyel dan sok bener dan sok paling kenal sama Nabi Muhammad SAW
Baca nih obrolan saya:

SAYA : "Anda Pake Hp (handphone) atau tidak...?"
PENANYA : "pakai.."
SAYA :  "Saya tidak akan bilang lho kalau pakai Hp itu "bid'ngah", Karena Kanjeng Nabi Muhammad SAW. tidak pakai Hp, para Sahabat tidak pakai Hp dalam berda'wah dan dalam berbisnis..

Oke...nih pertanyaan saya selanjutnya:

SAYA : "Kalau HP anda Butuh tenaga listrik, WAJIB di charge atau SUNNAH...?"
PENANYA : "Ya Harus di charge".
SAYA : "Berarti anda tidak paham bahasa Indonesia dan tidak paham kedudukan hukum dasar, yaitu Wajib, Harus, dan Sunnah"

PENANYA : Oh yaa WAJIB di charge".
SAYA : "Nah gitu dong, kan enak ngobrolnya".
SAYA : "Waktu di charge Hp anda, menggunakan alat atau tidak ?? atau kamu langsung saja tempelin Hp kamu ke PEMBANGKIT LISTRIK..??? atau ke GARDU PLN..??"

PENANYA : "tidak lah pak, bisa-bisa Hp dan saya bisa terbakar gosong".
SAYA : "sudah mulai pintar anda, padahal baru sebentar ngobrol sama saya".
SAYA : " jadi harus bagaimana supaya Hp dan anda tidak terbakar ..?"
PENANYA : "harus diturunkan dulu Tegangan nya Pak, dari Pembangkit dialirkan ke Gardu-gardu PLN, Kemudian dialirkan arus mistrik AC ke rumah-rumah dengan menggunakan MCB atau dipasang sekering, diatur dan disesuaikan tegangan nya serta daya nya..agar saya bisa ngecharge arus listrik ke Hp, saya masih pakai adaptor buat merubah arus AC menjadi DC, disesuaikan dengan batere Hp saya Pak."

SAYA : "nah tambah pintar saja anda, saya mau tanya, Untuk nge-charge Hp berarti tidak bisa langsung ke PEMBANGKIT LISTRIK ya kan..?, butuh media yang disesuaikan, kalau tidak, maka bisa hancur. Yaaa kaaan..?"

PENANYA : "ya Bener Pak"
SAYA : "Itulah makanya Allah SWT, mengutus Nabi dan Rasul serta orang-orang Alim/Ulama yang dipilih sebagai Wali, tugasnya adalah membawa misi Allah SWT, yaitu membawa RAHMAT, HIDAYAH dan BERKAH kepada Manusia, khususnya kepada orang yang seperti anda. Nabi dan Ulama adalah medianya Allah SWT yang dipercaya oleh Allah SWT untuk membawa amanah. Bukan berarti Allah SWT tidak bisa mendatangi dan menunjukkan/memberi hidayah kepada anda. Itulah yang disebut dengan mekanisme nya Allah, sistem nya Allah atau Thoriqohnya Allah. SWT.

Maka nya ketika sholat kita diajarin untuk mengatakan ini :

IHDINASH-SHIROOTHOL MUSTAQIIM (Tunjuki aku jalan (thoriqoh/sistem/methode yang lurus dan benar)

SHIROTHOL LADZIINA AN'AMTA 'ALAIHIM.( yaitu jalan mereka orang-orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka).

Anda pasti ngomong seperti itu kan pada saat sholat..? "

Oke kita kembali kepada yang diawal kita omongin"

PENANYA : Dengan semangat dia berkata: "SIAP PAK sangat rasional keterangan Bapak, bahwa kita tidak bisa langsung kepada Allah, tapi harus menemukan, membawa dan menggunakan MEDIA yaitu orang-orang yang telah dipilih dan diutus oleh Allah".

SAYA : "Alhamdulilah kalau nalar anda masih digunakan dengan baik, karena ajaran Islam tidak akan berlaku bagi mereka yang tidak punya akal sehat, dan tidak bisa masuk hidayah kebenaran kepada mereka yang tidak mau mendengar atau ngeyel".
SAYA : "bagaimana masih mau dilanjutkan..?"
PENANYA : "Saya masih ada urusan Pak, saya mau ada ta'lim, tapi sepertinya ngobrol sama bapak lebih enak dan lebih menarik".
SAYA : "Baiklah kita lanjut sedikit lagi...saya mau tanya lagi nih, anda pernah melihat arus listrik yang masuk ke baterai Hp anda..?"
PENANYA : "melihat strum seperti apa dan bagaimana sih belum bisa pak, paling menggunakan tespen, atau melihat penunjuk kalau baterai Hp saya sudah tinggal sedikit atau masih penuh"

SAYA : "oooo...kalau yg anda lihat pake tespen itu bukan arus Iistrik, itu nyala indikasi adanya strum atau arus listrik, kalau di Hp, yang anda lihat itu bukan setrum atau arus listrik, itu indikasi adanya banyaknya strum di baterai Hp anda. Intinya arus listrik atau strum itu ga bisa dilihat pake mata kepala, tapi dia ada, dan keberadaannya bisa dibuktikan dengan alat atau dirasakan, kalau dipegang maka akan terasa getarannya, kemudian strum itu akan mengalir dari adaptor yang anda colokin ke saklar terus disambung kabel ke baterai Hp anda., ini artinya anda sedang mengirim/mengalirkan energi ghaib (strum) ke HP sampean melalui logam tembaga (konduktor) yang ada pada kabel, lalu diterima oleh logam yang sama pada HP dan baterai anda. Biasanya pada kabel itu ada isolator, yaitu kulit pembungkus kabel dan logal tembaga atau yang lain sebagai media tempat mengalirnya arus listrik atau strum, nah dalam agama Islam untuk karet/isolator dikenal dengan istilah "SYARI'AT", sedangkan logamnya (konduktornya) disebut dengan istilah Haqiqat, sedangkan arusnya (strumnya) disebut dengan Istikah ma'rifat, nah menghubungkan HP sampean ke sumber listrik di rumah dengan kabel dan adaptor itulah dikenal dengan istilah thoriqot..maka terisi dan sampailah strum atau listrik ke HP. Jika pada kabel penghubung hanya ada karet Pembungkus doang tanpa logam tembaga atau logam lain maka ga akan sampai lah strum itu.."

PENANYA : "oooo...jelas lah baru bisa saya pahami sekarang, bahwa kirim pahala bisa sampai asal yang mengirimkan lengkap ada syari'at, tahu thoriqoh, haqiqat dan ma'rifat ya Pak, oooo barang kali itu yang dimaksud bahwa orang beriman disuruh bertaqwa dan disuruh mencari WASILAH oleh Allah."

SAYA : "tuh kan.. baru sebentar kita ngobrol anda udah semakin cerdas, bagaimana kalau anda ikut mengaji bersama saya, hehehehe, ajak lah kawan-kawan anda silaturahim ke pengajian saya...hati-hati kalau mengaji, banyak lho yang tadinya penakut kemudian gara-gara salah pilih pengajian...eee malah jadi pemberani dan tidak tanggung dia berani mengkafirkan orang, berani membid'ahkan orang, berani ngebom dan yang lebih bahaya dia berani mengatakan Allah punya betis, punya tangan, berani bilang Rasulullah SAW manusia biasa"
.
PENANYA : "Baik pak saya akan tobat dan saya akan ajak teman-teman bertobat yang dulu pernah saya ajak untuk anti maulid, anti tahlilan dan anti Yasinan."

Salam hormat dan kesetiaan pada NKRI, PANCASILA, UUD' 46 ORISINIL, MERAH PUTIH DAN BHINEKA TUNGGAL IKA abadi.

Ust. M.Effendi An Naqsyabandi