MENYEMBELIH HEWAN AGAR MENJADI IBADAH

AYO BER QURBAN dengan benar..!

hewan qurban

Qurban adalah ibadah rutin setiap tahun. Karena berqurban adalah suatu ibadah, maka harus dikerjakan dengan landasan ilmu pengetahuan yang benar. Sudahkah kita semua mengetahui landasan ilmu dalam ibadah Qurban ini?

Jika saja, ibadah Qurban ini tidak wajib dilaksanakan dengan ilmu p0engetahuan yang benar dan hanya menggunakan sebilah pisau atau golok yang tajam disertai dengan membaca "Bismillahirohmanirrohim" saja, maka untuk apa Allah SWT mengutus para Nabi dan Rasul, para Wali dan para Ulama ?

Mereka semua diutus agar semua aktifitas manusia memiliki bobot atau kualitas sehingga diridhoi oleh Allah SWT, sebagai Pencipta dan PEmilik hewan, juga semesta alam. Apalagi penyembelihan yang berhubungan dengan IBADAH QURBAN.

QS 22 ( Al Hajj) ayat 37

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayahNya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

Penyembelihan hewan untuk qurban dan yang bukan untuk qurban pada dasarnya sama saja caranya, yaitu sama-sama proses pengeluaran/pengembalian "nyawa/roh" kambing/sapi kepada Sang Maha Pencipta. Hanya saja penyembelihan hewan Qurban hanya terjadi pada tanggal 10 Dzulhijah, selain tanggal itu maka tidak disebut sebagai Qurban.

Merujuk pada wahyu Allah di atas dijelaskan bahwa ketika hewan disembelih, maka darah hewan tidak sampai kepada Allah, tetapi mengalir ke bumi. Dagingnya juga tidak sampai kepada Allah, apalagi bulunya. Tetapi daging qurbanhanya diantar atau diberikan kepada masyarakat, baik yang miskin maupun yang kaya.

Lantas apakah yang akan sampai kepada Allah SWT...??