Dasar Agama

Ilmu Tauhid yang sebenarnya

Kegiatan Akbar

Undangan Umum Maulid Nabi Muhammad SAW

Workshop Pengenalan Allah SWT

Terbatas hanya bagi yang berminat mengenal Allah SWT

Galeri kegiatan Tahunan

Maulid Nabi dan Perayaan Hari-hari Besar Agama

Kegiatan Rutin Bulanan

Pengajian Terbuka untuk Umum setiap awal bulan

Sejarah Berdiri Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin

majelis zikir

Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin didirikan secara resmi pada tahun 1997. Meskipun demikian sebenarnya kegiatan dakwah yang dilakukan oleh Pimpinan Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin ini adalah sejak tahun 1993. 

Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin saat ini berkantor dan berlokasi di daerah Bekasi,Jawa Barat,tepatnya di Perumahan Griya Bintara Indah Jl.Pradana 55, Bintara, Bekasi Barat. Begitu pula aktivitas dakwah dan pengajaran untuk sementara ini dilakukan di kantor tersebut.

Ahli Silsilah sebagai Wasilah Keilmuan


Silsilah Keilmuan adalah hal penting yang perlu diperhatikan dalam setiap kita menuntut ilmu pengetahuan. Seperti hal nya orang tua yang akan memilihkan sekolah bagi anaknya,tentu akan dipilihkan sekolah yang terbaik setelah dilihat dan dipelajari sejarah dan kualitas keberhasilan yang pernah diraih oleh sekolah tersebut.

Ahli Silsilah,demikian kita menyebutnya,adalah orang-orang yang terpilih meneruskan ilmu pengetahuan secara estafet sejak zaman Rasulullah SAWW hingga nanti di akhir kehidupan di muka bumi ini. Seorang Ahli Silsilah adalah orang Yang Terpilih meneruskan ajaran dan mereka memegang amanah untuk tetap melestarikan ilmu pengetahuan tersebut sampai akhir hayatnya.

Di Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin yang berafiliasi pada Thoriqoh Samman Qodiri Al Khalawati Wa Naqsyabandi sudah tercantum jelas Para Ahli SIlsilah yang dishahihkan dengan data yang otentik dan sanad tidak terputus serta bersambung sampai kepada Rasulullah SAWW.

Pembina Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin, adalah sebagai pendiri Majelis Zikir ini yang menjadikan Majelis Zikir ini sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan segala aktivitas spiritual (kerohanian) sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab yang diterima oleh Pembina Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin di wilayah P.Jawa dan sekitarnya.

Dalam tingkatan pelajaran Ilmu Tasawuf (teori dan praktek), seseorang diangkat/diwisuda menjadi Mursyid Kamil Mukamil apabila telah menamatkan pelajarannya dalam Ilmu Syariat Islam, Ilmu Haqiqat, serta Ilmu Marifatullah, dan menurut ketentuan Allah melalui Pembimbing (Mursyid)-nya orang tersebut secara lahir bathin telah mampu untuk membina dan mengajarkan keilmuan-keilmuan tersebut kepada orang lain. Beliau mendapatkan bimbingan Ilmu Syariat Islam, Ilmu Haqiqat, dan Ilmu Marifatullah dari para Tuan Guru, yang diantaranya dari Pondok Pesantren Babussalam Langkat Sumatera Utara, sampai tamat diangkat sebagai Khalifah/Mursyid, serta mendapatkan Rantai Silsilah atau sanad (lihat Rantai Emas/Golden Chain) sehingga beliau diperbolehkan membimbing dan mengajarkan keilmuan-keilmuan tersebut kepada orang lain.

Silsilah singkat Saman Qodiri Al Khalawati :

1. Allah SWT
2. Rasulullah SAWW
3. Imam Ali bin Abi Thalib r.a
....dan seterusnya (* Silsilah lengkap disimpan sebagai dokumen penting)
41. Syekh Abdurachman Al Kholidi
42. Syekh Abdul Qodim Belubus
43. Syekh H.Ibrahim Bonjol
44. Syekh H.Nu'man
45. Pembina Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin

Silsilah singkat Naqsyabandi Al Kholidi :

1. Allah SWT
2. Rasulullah SAWW
3. Imam Ali bin Abi Thalib r.a
....dan seterusnya (* Silsilah lengkap disimpan sebagai dokumen penting)
35. Syekh Sulaiman Zuhdi
36. Syekh Abdul Wahab Rokan
37. Syekh Muhammad Daud
38. Syekh Abdurrohmat
39. Pembina Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin


TALQIN SYAHADAH dan TALQIN ZIKIR

Pada bagian ini akan dijelaskan secara mendetail dan lengkap mengenai Materi Khusus yang berisikan:

A. AL ISLAM
- Apa yang dimaksud Islam menurut Bahasa, Islam menurut Syar'i dan Islam menurut Haqiqat?
- Apa saja perintah-perintah yang mengharuskan masuk ke dalam Islam?
- Apa yang dimaksud dengan Islam yang Kaffah dalam artian yang sebenarnya?
- Apa saja resiko-resiko yang harus diterima jika tidak masuk ke dalam Islam?

B. SYAHADAT / PENYAKSIAN
- Apa arti Syahadat itu?
- Bagaimana dalil-dalil tentang Syahadat : 
- Syahadat di Alam Arwah?, Syahdat di Alam Dunia?, Syahadat di Alam Akhirat?

C. PRAKTEK SYAHADAT / TALQIN / PENGAJARAN
- Bagaimana proses Talqin Syahadah itu?
- Dan bagaimana proses Talqin ZIkir

Jika anda tertarik untuk mengetahui kajian di atas secara lebih mendalam silakan KLIK DI SINI 

PERINGATAN HARI BESAR ISLAM

Kegiatan lain yang diadakan oleh Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin adalah :

1. Milad Rasulullah SAWW

2. Peringatan Isra' wal Mi'raj

3. Pemotongan Hewan Qurban

4. Peringatan Nuzulul Qur'an


KEGIATAN BERKALA

Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin memiliki beragam kegiatan, salah satu kegiatan tersebut adalah Kegiatan Berkala yang rutin diadakan secara Mingguan ataupun Bulanan. Di antara kegiatan rutin dan berkala yang diadakan oleh Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin adalah:



Dalam sesi Pengajian Umum ini disampaikan mengenai Tafsir-tafsir ayat Al Qur'an dan Sunnah-sunnah yang senafas dengan Al Qur'an yang disesuaikan dengan materi pembahasan pada bulan tersebut. Pembina Majelis Zikir sebagai Mursyid Kamil Mukamil akan memberikan bimbingan didukung dengan dalil-dalil Qur'ani yang tepat dan Sunnah yang tidak bertentangan dengan Al Qur'an serta merujuk pada Ijma' Alim Ulama yang berpegang teguh pada Al Qur'an dan Sunnah yang senafas dengan Al Qur'an.

DIsebut Pengajian Umum karena pada kegiatan ini dihadiri oleh para jama'ah dan juga masyarakat umum yang tertarik untuk mengikutinya. Seperti yang sudah berjalan selama ini para jama'ah selain datang bersama keluarganya juga turut serta membawa teman,saudara atau bahkan tetangganya. Hal ini didasarkan pada itikad baik untuk mensyiarkan Islam yang Kaffah sesuai Al Qur'an dan Sunnah yang senafas dengan Al Qur'an serta Ijma" para Alim Ulama yang berpegang teguh pada Al Qur'an dan Sunnah yang senafas dengan Al Qur'an. JADWAL PENGAJIAN UMUM 2014 KLIK DI SINI

2. WIRID YASIN

Wirid Yasin adalah suatu kegiatan yang diadakan setiap malam Jum'at di Majelis Zikir Aly Wafa Tajul Arifin. Wirid Yasin ini ditujukan selain untuk menambah kecintaan kepada AL Qur'an juga merupakan sarana berkumpul dan bersilaturahmi dengan diisi berbagai kegiatan positif,membaca Al Qur'an,berzikir,bershalawat,bertasbih,tahmid dan tahlil bersama-sama. 

Bagi yang telah biasa melazimkan mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan suatu sensasi rasa yang berbeda. Hal ini dikarenakan suasana khidmat dan khusyu' diciptakan untuk semakin mendekatkan diri pada Ilahi dan Rasulullah SAWW beserta Ahli Silsilah yang senantiasa memberikan keberkatan kepada setiap yang hadir pada Majelis Zikir ini.

Sebagian orang yang mengikuti kegiatan Wirid Yasin ini ada yang merasakan hilangnya rasa sakit dan hilangnya beban kehidupan serta kesedihan yang sedang dialami,sebagian yang lain merasakan bahwa pintu-pintu rezekinya dibukakan Allah SWT dengan begitu mudah dan sebagian yang lain juga ada yang merasakan kemudahan dalam berpikir dan menemukan ide-ide cemerlang untuk digunakan dalam kehidupannya.

Ini semua tidak lepas dari Keberkatan ayat-ayat Al Qur'an yang dibacakan,mulai dari Surat Al Fatihah,Surat Al Ikhlas,Surat Al Falaq,Surat Al Falaq,Surat Yasin,Ayat Kursi dan ayat-ayat yang lain serta rangkaian Hizbus Shalawat yang dilantunkan melengkapi dari Gema Zikir yaang disuarakan dengan tertib yang mana kesemuanya itu menjadi pengetuk pintu-pintu Keberkatan pada Arsy Allah SWT dengan Syafa'at Rasulullah SAWW dan himmah dari para sekalian masaikh Ahli Silsilah yang telah menyampaikan ajaran Islam yang Kaffah ini hingga kita mendapatkan Rahmat dan Ampunan dengan mengenal Islam secara Kaffah dan mendalam.

3. SALAT TASBIH DAN TAWAJUH BERSAMA

Kegiatan ini diadakan setiap hari Senin malam dan Khusus hanya diperuntukkan bagi Jama'ah yang sudah mengikuti Talqin Syahadah dan Talqin Zikir. Untuk informasi lengkapnya silakan KLIK DISINI 

AL ISLAM

Secara etimologis (asal-usul kata, lughawi) kata “Islam” berasal dari bahasa Arab: salima yang artinya selamat. Dari kata itu terbentuk aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk dan patuh. 

Sebagaimana firman Allah SWT, “Bahkan, barangsiapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati” (Q.S. 2:112). 

Dari kata aslama itulah terbentuk kata Islam. Pemeluknya disebut Muslim. Orang yang memeluk Islam berarti menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaran-Nya[1].